Wabup Buol Buka Workshop SIKS-NG Kemensos

HotlineNewsNusantara.com

Wakil Bupati Buol Dr. Nasir D.J Daimaroto,S.H.,MH, hadir Workshop Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) bertempat di aula kantor dinas sosial Kabupaten Buol, Jumat (26/6/2026).

Sementara Ketua Panitia kegiatan ini Kepala Bidang Penanganan Fakir miskin Moh. Fadli S. Padjimbung, S.Ag, dalam menyampaikan mengatakan bahwa ketersediaan data kemiskinan yang akurat dan dinamis merupakan kunci utama dalam keberhasilan penyaluran program jaminan dan bantuan sosial.”SIKS-NG merupakan instrumen utama yang digunakan untuk mengawal validitas Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Oleh karena itu diperlukan peningkatan kapasitas dan pemahaman bagi para peserta yang menjadi ujung tombak pengelolaan data di tingkat desa dan kelurahan agar proses verifikasi dan validasi data dapat berjalan lebih optimal,” ujar Moh. Fadli Padjimbung selaku ketua panitia kegiatan tersebut.

Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Dr. Tonang Malonggi,S.Pd,MA, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ir. Usman Hasan, Perwakilan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah, serta perwakilan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Adapun total peserta yang mengikuti pelatihan ini berjumlah 150 orang, yang terdiri dari seluruh Operator SIKS-NG Desa se-Kabupaten Buol, seluruh Operator SIKS-NG Kelurahan se-Kabupaten Buol, serta Pendamping Sosial di 11 kecamatan.

Selanjutnya Wakil Bupati Moh. Nasir menegaskan bahwa agenda ini memiliki urgensi yang sangat tinggi bagi Kabupaten Buol. Output dari workshop ini diharapkan mampu melahirkan data yang valid, sehingga penyaluran bantuan sosial baik dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten dapat tepat sasaran.”Kita sampai hari ini masih perlu mengupdate masyarakat yang menerima bantuan. Karena masih banyak masyarakat kita yang sangat perlu dibantu tapi tidak terdata. Sebaliknya, ada juga yang tidak wajar menerima bantuan, tapi setiap bulan atau setiap tahun mendapatkan bantuan,” ujar Wabup Moh. Nasir dalam penyampaiannya.Ia juga menyoroti adanya dinamika di lapangan, termasuk adanya oknum warga yang tidak memenuhi syarat namun melayangkan protes saat namanya dicoret dari daftar penerima. Oleh karena itu, ia berpesan kepada para operator SIKS-NG agar bekerja secara profesional, objektif, dan tidak memanipulasi data demi kepentingan kerabat atau keluarga yang sebenarnya tidak berhak.Atas nama Pemerintah Kabupaten Buol, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Tim Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Sosial Republik Indonesia yang telah hadir sebagai narasumber untuk memperkuat kapasitas para pengelola data di Buol. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pihak Dinsos Provinsi Sulteng serta jajaran Dinsos Kabupaten Buol atas sinergi yang terus dibangun dalam mewujudkan tata kelola data kesejahteraan sosial yang lebih baik.

Target dan Harapan Output Kegiatan Berdasarkan dokumen laporan Moh. Fadli S. Padjimbung merumuskan beberapa target output utama dari pelaksanaan pelatihan ini, di antaranya Peningkatan Keterampilan Teknis: Meningkatnya kemampuan para operator desa/kelurahan dalam mengoperasikan menu-menu terbaru di aplikasi SIKS-NG.• Kesamaan Persepsi: Terwujudnya kesepahaman mengenai regulasi serta mekanisme usulan, sanggahan, dan verifikasi data kemiskinan.• Data Valid & Akurat: Proses pemutakhiran data di tingkat tapak menjadi lebih cepat, akurat, dan akuntabel. Bansos Tepat Sasaran: Meminimalisir adanya exclusion error maupun inclusion error dalam penyaluran bansos di Kabupaten Buol.Selain itu sasaran dan tujuan utama kegiatan adalah terjalinnya koordinasi yang kuat antara perencanaan makro di Bappeda, pengawasan di Dinas Sosial, hingga eksekusi data di tingkat desa.